Aksi Diving Merajalela di Kompetisi Premier League

Aksi Diving Merajalela di Kompetisi Premier League

Mantan penyerang Arsenal, Ian Wright tampaknya gerah dengan banyaknya pemain yang kini lebih memilih untuk melakukan diving demi mendapatkan penalti atau keuntungan lain.

Akhir pekan lalu, Wright menyoroti dua penalti yang didapatkan dua tim Manchester, Manchester United dan Manchester City.

Manchester United mendapatkan penalti usai Marcus Rashford dijatuhkan kiper Swansea, Lukasz Fabianski. Wayne Rooney yang menjadi algojo sukses menjalankan tugasnya dengan baik.

Pada pertandingan antara Manchester City melawan Middlesbrough, The Citizens juga mendapatkan penalti setelah Leroy Sane dinilai dijatuhkan oleh Marten De Roon.

Nah, dua penalti itu dipermasalahkan oleh Wright. Menurutnya, kedua pemain itu terlalu mudah untuk jatuh. Legenda Arsenal ini pun menyebut diving kini sudah menjadi wabah di Premier League dan harus segera diakhiri.

“Diving dahulu merupakan masalah kecil tapi sangat menjengkelkan dalam permainan. Sekarang itu menjadi wabah yang besar dan kita harus menghentikannya agar tak menyebar lebih luas lagi,” ujarnya.

“Tak lama lalu, kita harus menggelengkan kepala sekali dalam sebulan atau saat melihat seseorang terlalu mudah jatuh untuk mendapatkan penalti. Tapi perlahan, hal itu sekarang terjadi dalam nyaris semua pertandingan,” sambungnya.

“Pelanggaran yang melibatkan Harry Kane di White Hart Lane mungkin pantas dihadiahi penalti. Tapi, dia jelas menjatuhkan diri seperti dilanggar dengan keras untuk meyakinkan Michael Oliver agar menunjuk titik putih setelah dia ditekel oleh Gabriel. Tapi di Old Trafford dan Riverside itu sangat buruk,” tandasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *