Menghadapi Palestina, RD akan menerapkan pola 4-2-3-1

timnas U-23
timnas U-23

timnas U-23

Ajang Islamic Solidarity Games (ISG) 2013 benar-benar dimanfaatkan oleh pelatih tim nasional (timnas) U-23, Rahmad Darmawan, untuk melihat secara utuh kemampuan yang dimiliki oleh para pemainnya. Salah satunya adalah dengan melakukan rotasi pemain pada dua pertandingan babak penyisihan grup B ISG 2013 melawan Maroko (19/9) dan Palestina (25/9).

Absennya Diego Michiels yang terkena kartu merah pada saat melawan Maroko, juga dianggap tidak terlalu berpengaruh lantaran Rahmad masih memiliki stok pemain yang bisa menggantikan posisi Diego saat melawan Palestina nanti, seperti Johan Ahmad Farizi.

Seperti diketahui, timnas U-23 memang menjadikan turnamen itu sebagai persiapan untuk SEA Games 2013 di Myanmar. “Memang untuk dua pertandingan pertama ini saya programkan melakukan rotasi pemain, hampir seluruhnya. Karena saya ingin melihat potensi mereka, dan ingin pengalaman para pemain terus bertambah,” kata Rahmad.

Pelatih yang akrab disapa RD itu mengakui tidak terlalu banyak mengetahui kekuatan yang dimiliki oleh Palestina. Dia mengungkapkan terakhir melihat penampilan Palestina saat mengalahkan timnas Indonesia, skor 1-2, pada semifinal turnamen Al Nakbah, 22 Mei 2012 lalu.

“Saat itu para pemain mereka dominan mengurung pertahanan Indonesia. Kira-kira agresivitas permainan lawan bisa seperti itu. Atau bisa berbeda karena materi pemain mereka saat ini tidak sama,” ucap mantan pelatih Persija Jakarta ini.

Pada laga nanti, rencananya pelatih berusia 46 tahun itu akan menerapkan pola 4-2-3-1. “Perubahan skema sudah coba kami lakukan pada saat melawan Maroko dengan memasukkan Andik (Vermansah) dan Fandi Eko Utomo sebagai bagian dari bermain tanpa striker murni. Sedangkan saat melawan Palestina saya akan mencoba untuk menurunkan striker murni seperti Agung (Supriyanto) dan Sunarto,” Rahmad memaparkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *