Walau Kalah Dari Palestina, Timnas U-23 Tetap Ke Semi-Final ISG

Timnas U23 Lolos Ke Semifinal ISG
Timnas U23 Lolos Ke Semifinal ISG

Timnas U23 Lolos Ke Semifinal ISG

Tim nasional Indonesia U-23 tetap melangkah semi-final sekalipun di laga terakhir Grup B Islamic Solidarity Games dikalahkan Palestina 2-1 di Stadion Gelora Jakabaring, Palembang, Rabu (25/9) malam WIB.

Kekalahan membuat timnas U-23 menempati peringkat kedua klasemen akhir Grup B. Raihan tiga angka Indonesia sama dengan Maroko yang berada di puncak, namun tim besutan Rahmad Darmawan itu kalah selisih gol.

Indonesia dan Palestina mengawali pertandingan dengan lamban. Kedua tim berusaha mencari kelengahan lawan masing-masing. Namun umpan-umpan pendek yang diterapkan Palestina U-23 mampu mengejutkan barisan belakang Indonesia

Fandi Eko Utomo sempat mendapatkan peluang untuk membawa timnas U-23 unggul lebih dulu. Namun, tendangan dari luar kotak penalti yang dilepaskan Fandi hanya membentur tiang kanan gawang Palestina.

Kubu tuan rumah terbungkam pada menit ke-16. Pelanggaran yang dilakukan Syahrizal membuat wasit memberikan hadiah tendangan bebas. Ashraf Alfa Waghra melepaskan tendangan keras, dan bola sempat membentur tiang sebelum masuk ke dalam gawang.

Tertinggal satu gol, timnas U-23 mencoba bangkit. Upaya mereka untuk menyamakan kedudukan membuahkan hasil pada menit ke-28. Pelanggaran terhadap Fandi yang dilakukan Tamer Sayem di kotak terlarang membuat wasit menunjuk titik putih. Sunarto yang dipercaya sebagai algojo sukses menjalankan tugasnya.

Keberhasilan menjebol gawang Palestina ini menumbuhkan kepercayaan diri pemain. Timnas U-23 beberapa kali melakukan serangan, namun upaya membalikkan keadaan tidak membuahkan hasil hingga babak pertama berakhir.

Palestina yang mengandalkan keunggulan postur tubuh mencoba menyerang pertahanan Indonesia melalui sayap. Strategi ini memaksa barisan belakang tuan rumah harus bekerja keras menghalau bola menjauhi gawang Andritany Ardiyasa.

Kubu Indonesia kembali bungkam saat laga berjalan satu jam setelah eksekusi penalti Ashraf membawa Palestina unggul. Hadiah penalti diberikan wasit menyusul pelanggaran handsball di kotak terlarang.

Timnas U-23 berusaha mengejar ketertinggalan di 30 menit tersisa. Namun serangan yang dibangun dengan mudah dipatahkan barisan belakang Palestina. Sekalipun mendapat peluang, penyelesaian akhir yang buruk tak kunjung memberikan gol bagi tim Garuda Muda.

Sebaliknya, Palestina berbalik menekan pertahanan Indonesia menjelang laga berakhir. Kendati demikian, skor 2-1 tidak berubah hingga wasit meniupkan peluit panjang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *