Puluhan anak di kampung kecil di Jawa Timur kini menatap harapan baru. Selama ini, mereka hanya bisa bermimpi menimba ilmu di sekolah unggulan, karena akses pendidikan berkualitas terasa jauh dari rumah. Namun ketika presiden berbicara tentang membuka sekolah unggulan di dekat rumah mereka, harapan itu berubah menjadi kenyataan yang terasa dekat dan nyata. “Saya pengen sekali punya sekolah yang bagus di kota saya. Selama ini kami harus jauh ke kota lain kalau ingin sekolah unggulan,” tutur Sari (16), seorang siswi di Kabupaten Malang yang kini bersiap ikut seleksi masuk sekolah unggulan itu. Harapan Sari kian kuat setelah Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan rencana besar pemerintah untuk memastikan setiap provinsi di Indonesia memiliki sekolah unggulan seperti SMA Taruna Nusantara ataupun SMA Garuda. Impian yang Nyata: Akses Pendidikan Unggul di Daerah Prabowo menyampaikan, tujuan ini bukan sekadar membangun gedung baru, tapi membuka pintu kesempatan bagi generasi muda di seluruh penjuru negeri untuk mendapatkan pendidikan terbaik tanpa harus meninggalkan kampung halaman. “Kita ingin mencetak kader bangsa yang patriotik, cinta Tanah Air, dan punya karakter kuat,” ujarnya dalam sesi peresmian kampus SMA Taruna Nusantara di Malang, Jawa Timur. Menurutnya, generasi seperti itu akan menjadi pemimpin masa depan yang membawa perubahan nyata bagi kampung, kota, hingga bangsa ini. Apa yang Direncanakan? Rencana besar ini bukan asal gagasan pemerintah menargetkan: Setiap provinsi memiliki minimal satu sekolah unggulan: SMA Taruna Nusantara atau SMA Garuda. Penambahan sekitar 20 sekolah baru bergaya SMA Garuda di berbagai wilayah Indonesia. 500 sekolah unggulan terintegrasi di seluruh kabupaten/kota dalam kurun 4 tahun ke depan, agar akses pendidikan berkualitas makin merata. Tak sekadar fisik bangunan, sekolah-sekolah ini dirancang untuk membentuk kepribadian dan karakter siswa, bukan hanya prestasi akademik semata. Suara Warga: “Ini Harapan Baru Kami” Bagi orang tua seperti Pak Hari (47), gagasan ini terasa seperti angin segar. Ia memiliki dua anak yang kini duduk di bangku SMP dan SMA — dan selalu khawatir tentang masa depan mereka jika kesempatan pendidikan berkualitas tak merata. “Selama ini biaya sekolah unggulan itu tinggi, dan jauh juga. Kalau bisa dibuka di provinsi kami, itu sangat membantu keluarga kecil seperti kami,” ujarnya lirih. Begitu pula dengan Ayu (34), ibu dari seo rang siswa kelas X, yang berkata, “Kalau sekolah bagus dekat rumah, anak-anak punya masa depan lebih cerah dan kami tak perlu lagi memikirkan biaya asrama dan tempat tinggal yang jauh.” Kenapa Ini Penting? Prabowo menegaskan bahwa kunci kemajuan bangsa adalah kualitas sumber daya manusia dan hal itu tak bisa tercapai bila akses pendidikan unggulan masih terbatas hanya di kota besar atau kalangan tertentu saja. Dengan hadirnya sekolah unggulan di setiap provinsi, generasi muda dari Sabang sampai Merauke lebih mudah mendapatkan pendidikan yang membangun karakter, daya saing, dan cinta tanah air. Post navigation Aditya Zoni Ungkap Kondisi Ammar Zoni di Podcast Deddy Corbuzier Diduga Ada Aliran Dana Kasus Korupsi Kuota Haji ke Tokoh PBNU, Warga Ikut Tercengang