Jakarta — Di tengah kompleksnya arus lalu lintas di banyak sudut kota, teknologi baru kini hadir untuk membantu memantau pelanggaran yang selama ini sering luput dari pantauan. Kepolisian Republik Indonesia (Polri), melalui Korps Lalu Lintas (Korlantas), memperkenalkan ETLE Drone Patroli Presisi, sebuah inovasi yang dirancang untuk mengawasi pelanggaran lalu lintas dari udara secara lebih luas.

Siapa & Apa yang Terjadi?

ETLE drone ini dibuat untuk menangkap pelanggaran yang selama ini susah terdeteksi oleh patroli biasa atau kamera statis di persimpangan jalan. Teknologi ini juga langsung terhubung dengan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) nasional sehingga bukti pelanggaran yang terekam bisa diproses dengan lebih cepat dan akurat.

Dampak pada Masyarakat: Pengawasan Lebih Luas

Dengan kemampuan drone merekam dari udara, kini sejumlah pelanggaran seperti kendaraan yang menerobos lampu merah, berlawanan arus, atau pengendara yang tidak memakai helm dapat dipantau secara lebih menyeluruh. Kehadiran rekaman digital dari udara ini diharapkan membantu polisi menindak pelanggaran dengan lebih objektif, sekaligus mendorong kesadaran tertib berlalu lintas di kalangan pengguna jalan.

 Kronologi Teknologi dan Operasional

Menurut Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho, ETLE drone merupakan bagian dari “lompatan besar dari pengawasan berbasis darat menuju pengawasan udara yang real-time dan terintegrasi.” Drone ini mampu menjangkau titik-titik rawan pelanggaran lalu lintas yang padat dan sering luput dari patroli konvensional.

Drone tersebut merekam setiap pelanggaran yang terjadi dari ketinggian dan secara otomatis mengirimkan data rekaman ke sistem ETLE nasional sebagai bukti elektronik untuk penindakan.

Tujuan dan Strategi Pelaksanaan

Agus menjelaskan teknologi ini tidak hanya untuk penindakan, tetapi juga bagian dari upaya membangun budaya tertib berlalu lintas yang lebih baik. Pengawasan drone dari udara dianggap dapat memperluas jangkauan pengawasan, meminimalkan kontak langsung antara petugas dan pelanggar, serta membuat proses penindakan menjadi lebih transparan dan akurat.

Menanti Implikasi Jangka Panjang

ETLE Drone Patroli Presisi kini mulai dioperasikan dan menjadi bagian dari sistem pengawasan lalu lintas yang lebih modern di Indonesia. Banyak pihak berharap teknologi ini tidak hanya menjadi alat penindakan, tetapi juga dapat mendorong perilaku pengguna jalan agar semakin tertib dan aman di masa yang akan datang.

 

By zen7up

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *